Penyakit Tipes: Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

2 min read

Penyakit Tipes – Tipes termasuk salah satu penyakit yang umum terjadi di Indonesia. Penyakit tipes pun tidak mengenal usia dan siapa pun bisa mengalaminya. Tapi tipes lebih sering dialami oleh orang yang suka jajan sembarangan. Kenapa? Lihat pembahasannya di bawah ini.

Faktor Penyebab Penyakit Tipes

Penyakit Tipes dan Gejalanya

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menginfeksi usus. Penyakit ini bisa menular lewat feses dan urin. Itulah sebabnya orang yang tinggal di pemukiman kumuh dengan sanitasi buruk gampang tertular tipes.

Bakteri ini mudah menyebar lewat makanan dan minuman, jadi Anda pun sebaiknya harus hati-hati saat jajan di luar rumah. Pastikan untuk selalu mengutamakan kebersihan, jangan membeli makanan di tempat yang kotor atau yang berpotensi menularkan penyakit.

Tak hanya itu, adanya pembawa kronis juga harus diwaspadai. Pembawa kronis adalah seseorang yang sudah sembuh dari tipes tapi tidak mendapatkan pengobatan secara tuntas. Akibatnya, bakteri masih ada di dalam tubuh dan dapat berkembang sewaktu-waktu.

Pembawa kronis juga berpotensi menyebarkan tipes ke banyak orang karena tidak ada yang sadar dengan penyakitnya. Apalagi pembawa kronis tidak menunjukkan gejala sakit apapun. Jadi bila Anda terserang tipes, pastikan mendapatkan pengobatan yang tepat dan tuntas.

Gejala Tipes Kambuh Maupun Baru

Gejala Tipes

Tak sedikit orang yang salah paham dan mengira bahwa tipes dan gejala tipes adalah dua penyakit yang berbeda. Sebenarnya keduanya sama saja, orang yang menunjukkan gejala tipes pun bisa dipastikan sedang menderita demam tifoid.

Penderita tipes biasanya menunjukkan beberapa tanda yang cukup umum, bahkan terkadang agak sulit dibedakan dengan jenis penyakit lainnya. Orang yang pernah terkena tipes bisa mengalami kekambuhan dan menunjukkan gejala penyakit yang sama.

Berikut gejala tipes yang patut diwaspadai:
• Demam tinggi, suhu tubuh bisa mencapai 40°C
• Perut terasa sakit hingga mual dan ingin muntah
• Sakit kepala
• Mengalami diare, bisa juga sembelit
• Nyeri otot dan persendian
• Nafsu makan menurun
• Muncul ruam merah di kulit
• Tubuh terasa sangat lemah dan lesu

Obat Penyakit Tipes

Penyakit Tipes dan Gejalanya

Tipes termasuk penyakit serius yang harus segera diobati. Bila tidak, tipes bisa menimbulkan komplikasi yang cukup parah, terutama pada organ usus. Komplikasi parah yang bisa terjadi adalah perforasi usus sehingga mengakibatkan organ tersebut berlubang.

Perforasi pada usus, atau bahasa sederhananya usus bocor, dapat menginfeksi semua organ yang ada di dalam perut. Akibatnya, organ-organ lain tidak bisa berfungsi secara normal bahkan bisa mengancam nyawa.

Agar tidak terjadi komplikasi seperti ini, Anda yang mengalami gejala tipes harus menjalani pengobatan sebagai berikut:

1. Obat medis dari dokter

Ke dokter adalah satu-satunya cara terbaik untuk mendapatkan diagnosis penyakit yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan, termasuk tes darah, feses, dan juga urine. Bila positif terkena tipes, dokter biasanya akan memberikan obat antibiotik.

Ada beberapa obat antibiotik yang biasa digunakan, misalnya Chloramphenicol, Ceftriaxone, Ampisilin, atau Ciprofloxacin. Meminum obat inipun harus sesuai dengan resep dan instruksi dari dokter.

Saat gejala tipes mulai mereda dan Anda merasa sudah sembuh, dokter biasanya menganjurkan untuk tetap meminum obat. Hal ini bertujuan agar bakteri penyebab tipes yang ada di dalam tubuh tidak berkembang dan bisa hilang dengan tuntas.

2. Obat alami

Untuk mengoptimalkan penyembuhan, Anda pun bisa melakukan pengobatan alternatif. Misalnya dengan makan bawang putih, oralit, hingga minum air rebusan cengkeh dan daun selasih.

Meski pengobatan alami ini bisa membantu menyembuhkan tipes, jangan berhenti meminum obat dari dokter agar bakteri dalam usus Anda benar-benar mati. Pastikan juga Anda mengonsumsi makanan yang lembek dan lunak agar tidak memberatkan usus.


Itulah penjelasan singkat mengenai penyakit tipes, baik pengertian, gejala, maupun cara pengobatannya. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat dan membantu memberikan informasi yang Anda butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *