Kanker Serviks Stadium 4, Apakah Bisa Disembuhkan?

1 min read

Kanker Serviks Stadium 4 – Kanker serviks tergolong penyakit yang berbahaya dan mematikan, tetapi tetap bisa disembuhkan apabila dapat dideteksi lebih awal. Namun, kanker serviks stadium 4 cenderung lebih sulit ditangani karena sudah merusak jaringan dan organ tubuh lainnya.

Pada dasarnya, tingkat perkembangan kanker serviks terbagi menjadi lima tahapan:

  1. Stadium 0: sel abnormal mulai tumbuh di permukaan luar leher rahim;
  2. Stadium I: sel kanker mulai menyerang bagian serviks yang lebih dalam, tetapi belum menyebar ke jaringan tubuh lainnya;
  3. Stadium II: sel kanker mulai menyerang bagian luar serviks dan rahim;
  4. Stadium III: kanker sudah menyebar ke panggul, bagian bawah alat vital, serta saluran kencing; dan
  5. Stadium IV: kanker telah menyebar ke jaringan dan organ tubuh lainnya, baik yang berdekatan maupun yang jauh dari leher rahim

Setiap stadium kanker masih dibagi lagi menjadi dua kategori berdasarkan tingkat penyebarannya. Khusus untuk kanker serviks stadium IV, tahapannya terbagi sebagai berikut.

  1. Stadium IVA: kanker sudah menyebar ke kandung kemih dan rektum.
  2. Stadium IVB: kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain yang lebih jauh, misalnya tulang, paru-paru, dan juga hati.

Tanda Kanker Serviks Stadium Lanjut

Kanker Serviks
Kanker Serviks | idntimes.com

Kanker serviks stadium awal biasanya menunjukkan beberapa gejala seperti keputihan yang tidak normal, siklus menstruasi yang kacau, pendarahan pada alat vital, hingga rasa nyeri saat berhubungan dengan suami/istri.

Namun pada kanker serviks stadium IV, gejalanya bisa lebih kompleks. Berikut adalah contohnya.

  1. Tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga
  2. Perut bagian bawah terasa nyeri. Rasa sakit juga menyebar ke bagian punggung bawah dan pinggul.
  3. Nafsu makan turun drastis disertasi penurunan berat badan yang signifikan.
  4. Terjadi pembengkakan pada kaki.
  5. Bila kanker sudah menyebar ke paru-paru, penderita akan mengalami sesak napas.
  6. Wajah akan terlihat pucat, apalagi bila terjadi pendarahan di alat vital.
  7. Urine bercampur dengan darah.
  8. Terjadi kebocoran urine dan feses di bagian alat vital.

Harapan Hidup Kanker Serviks Stadium 4

Kanker Serviks Stadium 4
Kanker Serviks Stadium 4 | p2ptm.kemkes.go.id

Kanker serviks stadium IV adalah tingkatan yang paling parah, sehingga sangat sulit untuk disembuhkan. Meski demikian, bukan berarti pasien kanker stadium lanjut tidak memiliki harapan hidup lebih lama.

Berdasarkan data National Cancer Data Base, five year survival rate (harapan hidup 5 tahun setelah terdiagnosis) pasien kanker serviks stadium IVA adalah 16%, sedangkan kategori IVB sebesar 15%.

Artinya, pasien kanker serviks stadium lanjut masih memiliki kemungkinan untuk bertahan hidup lebih lama. Bagaimanapun juga, harapan hidup dan kesembuhan sangat bergantung pada banyak hal, apalagi kondisi setiap pasien berbeda-beda.

Untuk meningkatkan harapan hidup, tentu perlu dilakukan pengobatan yang sesuai dengan stadium kanker yang diderita. Pada kanker serviks stadium IV, pengobatan yang dilakukan adalah sebagai berikut.

1. Kanker serviks stadium IVA

Pada stadium ini, pengobatan yang diterapkan adalah kombinasi antara radioterapi dan kemoterapi. Khusus untuk radioterapi, ada dua macam yang harus dijalani, yaitu eksternal dan internal.

Radioterapi eksternal harus dilakukan selama lima hari dalam seminggu. Pengobatan ini pun berlangsung hingga lima minggu dan dilanjutkan dengan radioterapi internal. Di waktu yang bersamaan, kemoterapi juga harus diterapkan sesuai prosedur yang ada.

2. Kanker serviks stadium IVB

Stadium IVB berarti adalah tingkat kanker yang paling parah dan nyaris tidak bisa disembuhkan. Di tahap ini, dokter cenderung menyarankan kemoterapi yang tujuannya untuk meringankan gejala kanker, bukan untuk menyembuhkan.


Kanker serviks stadium 4 memang sangat berbahaya, karena itu Anda sangat disarankan untuk selalu menjaga kesehatan. Lakukan pencegahan dini dengan menerapkan pola hidup sehat, dan jangan lupa untuk rutin melakukan pemeriksaan medis, terutama pap smear.