Kanker Nasofaring, Sebaiknya Anda Juga Perlu Waspada!

1 min read

Kanker Nasofaring – Kanker yang menyerang bagian atas tenggorokan dan belakang hidung ini sempat dianggap menular, padahal tidak. Kanker nasofaring tergolong penyakit dengan kejadian yang rendah. Meskipun demikian Anda perlu tetap waspada agar terhindar dari penyakit ini.

Kanker Nasofaring Kim Woo Bin

Kanker Nasofaring

Aktor drama seri The Heirs yang sempat viral ini untuk sementara pamit dari dunia hiburan. Dia memutuskan untuk rehat demi pengobatan kanker yang dideritanya. Aktor berusia 29 tahun ini diketahui setahun lebih menderita kanker nasofaring.

Meskipun para penggemar merindukan aktingnya dalam layar kaca, Woo Bin masih belum berani memastikan kapan dia akan kembali. Bahkan film yang berjudul Wiretap sempat dihentikan karena menunggu Woo Bin pulih.

Seperti penyakit kanker lainnya, kanker nasofaring yang diidap Woo Bin ini membuat berat badannya turun drastis. Di awal vonis kankernya, Woo Bin kehilangan hingga 10kg berat badannya. Saat ini Woo Bin terus meningkatkan kesehatannya dengan berolahraga.

Bahaya Kanker Nasofaring

Kanker Nasofaring

Nasofaring yang merupakan paduan kata naso (hidung) dan faring (tenggorokan) menyebutkan letak spesifik dari kanker ini. Letaknya yang merupakan bagian dari THT KL (telinga, hidung, tenggorokan, kepala leher) menunjukkan kemungkinan penyebaran kanker ini.

Kanker bersifat merusak karena pertumbuhan selnya yang tidak terkendali (metastasis). Sulit untuk memprediksi kemanakah arah penyebaran selanjutnya. Penggolongan stadium 0 hingga 4C menunjukkan derajat keparahan kanker ini.

Semakin tinggi stadium kanker, area pertumbuhan semakin luas. Pengobatan pun semakin rumit. Penurunan fungsi organ yang terkena metastasis terjadi dengan cepat. Jika penyebaran sampai ke jaringan otak, beberapa sistem tubuh pasti terganggu.

Maka dari itu deteksi dini sangat diperlukan untuk mencegah keparahannya. Beberapa gejala berikut ditengarai sebagai ciri-ciri kanker nasofaring:

  1. Sering mimisan tanpa sebab yang jelas
  2. Terdapat benjolan di hidung atau leher
  3. Sesak napas seperti ada sumbatan di hidung dan tenggorokan
  4. Pendengaran berkurang
  5. Penglihatan menurun secara drastis
  6. Nyeri pada telinga yang berulang

Keenam ciri diatas menjadi penanda bahwa ada kemungkinan pertumbuhan sel kanker di bagian tersebut. Dampak negatif terberat dari kanker ini adalah menurunkan kondisi tubuh penderita dengan metastasisnya. Semakin penting organ yang diserang, semakin fatal.

Pengobatan Kanker Nasofaring

Proses pengobatan kanker ini merujuk pada kondisi umum seorang penderita. Apakah tubuhnya memungkinkan menjalani proses pengobatan atau tidak. Selain itu juga mempertimbangkan lokasi kanker dan stadium yang dialami.

Dokter akan mencoba meresepkan obat-obatan terlebih dahulu. Selanjutnya pengobatan dapat menempuh tiga tahap berikut:

1. Radioterapi

Kanker Nasofaring

Yaitu terapi yang menggunakan radiasi dari Sinar X. Paparan langsung sinar ke bagian tubuh yang terdapat kanker dapat perlahan-lahan membunuh sel-sel kanker di daerah tersebut. Proses terapinya tidak bisa sekali selesai, terdapat beberapa tahapan.

2. Kemoterapi

Kanker Nasofaring

Yaitu pemberian bahan kimia tertentu lewat pembuluh darah. Diyakini bahan tersebut sampai ke sel-sel kanker dengan tepat. Kemoterapi menjadi pengobatan yang cukup ditakuti karena efeknya yang bisa melemahkan jaringan lain di sekitar sel kanker.

3. Operasi pengangkatan kanker

Kanker Nasofaring

Tahap terakhir dalam pengobatan kanker nasofaring adalah operasi. Bagian tubuh yang terdapat metastasis akan dibedah untuk kemudian diambil. Cara ini bertujuan agar seluruh sel kanker terangkat dan tidak menyebar ke jaringan lain.

Cara pengobatan tersebut memiliki efek samping. Radioterapi misalnya, akan melukai kulit sehat di sekitar bagian yang disinari. Begitupun kemoterapi yang bisa saja membunuh sel-sel sehat, sehingga menyebabkan kerontokan rambut serta.badan penderita menjadi sangat kurus.


Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Konsumsi sayur dan buah segar menjadi salah satu solusi pencegahan kanker nasofaring. Menghindari makanan yang diasinkan juga memperkecil kemungkinan kanker. Jauhi rokok dan alkohol dan hiduplah lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *