Gejala Sakit Jantung pada Wanita yang Umum Terlihat

2 min read

Gejala Sakit Jantung Pada Wanita – Gejala sakit jantung pada wanita tidaklah selalu sama dengan pria. Jika tidak dikenali oleh wanita dan juga dokternya, perbedaan tersebut sangat membahayakan wanita yang mengalami penyakit jantung.

Dalam konteks kardiologi standar, sebagian besar pembahasan adalah untuk deskripsi gejala yang umumnya muncul jika seseorang mengalami penyakit jantung. Dalam kebanyakan kasus, gejala “umum” ini ternyata merupakan gejala yang umumnya dialami oleh pria.

Walaupun pihak medis menganggap gejala penyakit jantung pada wanita termasuk “jarang terjadi”, kenyataannya ada lebih banyak wanita yang meninggal karena penyakit jantung daripada penderita jantung pada pria saat ini.

Jadi, kemungkinannya yang lebih benar dan tepatnya secara statistik adalah gejala penyakit jantung pada pria yang justru bisa dibilang “jarang”.

Jika Anda seorang wanita, mengalami gejala yang mungkin ada kaitannya dengan penyakit jantung, Anda harus segera mengunjungi dokter. Berikut beberapa cara untuk membedakan gejala pada pria maupun wanita.

Angina

Sakit Jantung
Angina | hellosehat.com

Angina tidaklah selalu sama dengan nyeri dada pada wanita. Angina umumnya digambarkan sebagai nyeri dada seperti tertekan yang mungkin menyebar sampai rahang atau bahu dan pada pria gejala ini biasanya juga sama.

Akan tetapi, umumnya wanita dengan angina akan melaporkan sensasi panas terbakar atau lunak saat disentuh, yang mungkin terjadi di punggung, bahu, lengan, atau rahang.

Tidak hanya itu, wanita sering kali tidak mengalami masalah pada dada sama sekali, sehingga mereka akan jarang mencurigai penyakit jantung sebagai penyebabnya.

Dokter yang cermat akan memikirkan kemungkinan angina pada setiap pasien (pria atau wanita) yang menjabarkan rasa tidak nyaman di manapun di atas pinggang, yang muncul ketika beraktivitas berat.

Namun, karena terlalu banyak dokter tetap percaya bahwa penyakit arteri koroner jarang terjadi pada wanita, mereka mungkin menganggap gejala tersebut sebagai nyeri otot dan tulang, atau masalah pencernaan bahkan juga gangguan emosional.

Sebenarnya, wanita jauh lebih rentan mengalami angina daripada pria saat arteri koroner mereka benar-benar tampak “normal” selama kateterisasi jantung.

Mereka sering diberi tahu bahwa gejala yang mereka alami hanya disebabkan oleh kelainan gastrointestinal (atau lebih buruk lagi, bahwa gejala mereka hanya berada dalam pikiran), selagi kenyataannya mereka memiliki masalah jantung signifikan.

Serangan jantung

Sakit Jantung
Gejala Sakit Jantung Pada Wanita | majalah-holiday.com

Serangan jantung dan sindrom koroner akut tentu juga berbeda pada wanita maupun pria.

Kebanyakan, wanita yang menderita serangan jantung akan mengalami beberapa hal seperti mual, muntah, gangguan pencernaan, napas pendek atau hanya lelah mendadak dan ekstrem tapi tidak mengalami nyeri di dada.

Namun, dokter dengan mudahnya menghubungkan gejala tersebut dengan penyakit lain.

Waktunya mencari pertolongan medis

Gejala Sakit Jantung pada Wanita
Gejala Sakit Jantung Pada Wanita | id.pinterest.com

Bagaimana cara mengetahui bahwa Anda memerlukan pertolongan medis untuk gejala yang mungkin terkait dengan jantung Anda? Prosedur yang harus Anda ikuti sangatlah sederhana bila Anda berpikir gejalanya memang berhubungan dengan jantung, kunjungi dokter.

Berkunjunglah ke dokter atau ruang darurat secepatnya bila Anda mengalami gejala berikut ini.

• Nyeri, tekanan, rasa panas atau tertindih pada dada, rahang, bahu, punggung, atau lengan, berlangsung selama 5–10 menit.

• Napas pendek tanpa sebab selama 5–10 menit.

• Detak jantung tidak teratur disertai pusing.

Dan segeralah minta dibawa ke rumah sakit jika Anda mengalami gejala:

• Napas pendek tanpa sebab lebih dari 5–10 menit;

• Mual, muntah, atau gangguan pencernaan parah mendadak;

• Mendadak berkeringat tanpa alasan jelas;

• Kelelahan ekstrem tanpa alasan jelas;

• Kehilangan kesadaran atau pingsan; dan

• Merasa sangat panik secara tiba-tiba tanpa sebab.

Kunci utamanya adalah mendengarkan tubuh Anda dan mengikuti insting Anda. Bila Anda mengalami gejala yang mengganggu dengan cara apapun, yang bahkan mungkin berhubungan dengan jantung, periksakan diri ke dokter.


Jika dokter tidak menghiraukan Anda, hal ini adalah refleksi pada dokter, bukan Anda, serta merupakan tanda bahwa inilah saatnya untuk menemukan dokter baru, yang akan melakukan apapun yang penting untuk menemukan penyebab gejala Anda.