Gejala Kanker Ovarium yang Perlu Anda Ketahui

2 min read

Gejala Kanker Ovarium – Kanker ovarium dialami oleh wanita berbagai kelompok usia, tetapi umumnya terjadi pada wanita yang sudah masuk masa menopause atau berusia di atas 50 tahun. Gejala kanker ovarium akan dibahas dalam artikel ini.

Namun sebelumnya, kenali dulu beberapa tipe penyakit ini.

Jenis-Jenis Kanker Ovarium

Gejala Kanker Ovarium
Kanker Ovarium | hellosehat.com

Kanker ovarium dibedakan menjadi 3 jenis, berdasarkan lokasi awal perkembangan kanker.

• Tumor epitelial, sel kanker ini terjadi pada jaringan pembungkus ovarium. Ini merupakan jenis kanker ovarium yang paling sering terjadi.

• Tumor stromal, kanker ini terjadi pada lapisan di mana terletak sel-sel penghasil hormon. Jenis kanker ini jarang terjadi. Kurang lebih sekitar 7 di antara 100 kasus kanker ovarium yang merupakan jenis ini.

• Tumor sel germinal, kanker ini berkembang pada sel-sel penghasil telur. Jenis kanker ini cenderung terjadi pada wanita usia muda.

Gejala Kanker Ovarium

Kanker Ovarium
Gejala Kanker Ovarium | golansia.com

Kanker ovarium jarang menimbulkan gejala pada saat stadium awal. Jika ada, gejala-gejalanya menyerupai konstipasi atau gejala pada iritasi usus. Oleh karenanya, kanker ovarium biasanya baru terdeteksi ketika sudah menyebar dalam tubuh.

Berikut ini gejala yang umumnya dialami oleh penderita kanker ovarium.

1. Siklus Buang Air Kecil

Apabila memang terdapat sel kanker di ovarium, maka akan mempengaruhi siklus serta kuantitas saat buang air kecil. Ditandai dengan sering ke toilet untuk buang air kecil tanpa minum banyak, coba konsultasikan pada dokter.

2. Rasa Kembung yang Lama

Ketika badan tidak nyaman atau saat menstruasi, umumnya akan mengalami rasa kembung pada perut. Dan perlu diwaspadai ketika rasa kembung ini terjadi dalam jangka yang cukup lama dan tidak hilang setelah diberi obat.

3. Nyeri Pada Panggul

Gejala kanker ovarium yang mirip dengan tanda-tanda menstruasi adalah nyeri pada panggul. Menurut dokter Svetlana Kogan, setiap wanita yang mengalami nyeri panggul harus diperiksa kanker ovarium agar bisa dideteksi lebih awal.

Tidak hanya kanker, kista atau tumor di ovarium juga memiliki gejala nyeri pada pinggul yang perlu untuk diperhatikan.

4. Rasa Sakit Persisten

Penelitian dalam jurnal Cancer menunjukkan bahwa adanya rasa sakit yang berkelanjutan atau persisten menjadi salah satu gejala kanker ovarium yang paling umum.

Para wanita yang menjadi responden diberi berbagai pertanyaan mengenai gejala umum sebelum dan sesudah didiagnosis kanker ovarium.

Dari 151 wanita yang diwawancarai, 68% diantaranya mengaku bahwa rasa sakit yang dirasakan secara berkelanjutan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.

5. Kenaikan Berat Badan yang Tidak Jelas

Hal ini dapat menjadi salah satu gejala kanker ovariu, namun belum ada penelitian lebih lanjut karena banyak wanita yang memiliki berat badan bertambah secara berkala.

Wanita premenopause juga bisa mengalami kenaikan berat badan, terlihat dari perut yang tampak lebih besar bahkan lebih lebar.

6. Rasa Sakit saat Berhubungan Seksual

Apabila wanita merasakan sakit ketika berhubungan badan dengan suaminya, coba konsultasikan pada dokter. Rasa sakit tersebut bisa menyebabkan gejala adanya kanker ovarium.

Perhatikan rasa sakit dengan melihat posisi Anda saat berhubungan badan. Dokter biasanya akan menanyakan rasa sakit tersebut dan apa yang bisa membuatnya menjadi lebih buruk.

7. Lebih Cepat Kenyang

Gejala kanker ovarium yang terakhir adalah lebih cepat merasa kenyang. Meski Anda tidak makan dalam porsi besar, namun anehnya tetap saja tidak habis.

Berdasarkan penelitian dari Obstetri dan Ginekologi yang telah menyurvei wanita dengan kanker ovarium dan kurang lebih 70% di antaranya menyatakan rasa kenyang yang terus-menerus sebelum terdiagnosis.

Jika Anda mengalami hal tersebut paling tidak 12 kali dalam satu bulan, maka perlu menghubungi dokter menurut American Cancer Society.


Meski hal-hal kecil, perubahan apapun perlu juga perhatikan. Hal tersebut untuk menghindari kemungkinan Anda mengalami gejala kanker ovarium sehingga bisa dicegah sedini mungkin.