Waspadai Gejala Kanker Getah Bening

3 min read

Gejala Kanker Getah Bening – Kanker getah bening merupakan tipe kanker yang mulanya menyerang limfosit, yaitu bagian dari sel darah putih. Limfosit ini berasal dari nodus limfa dan jaringan-jaringannya. Nodus limfa adalah satu dari organ-organ yang tergabung dalam sistem imunitas.

Kanker kelenjar getah bening tumbuh di sekitar jaringan-jaringan limfosit yang meliputi limpa, sumsum tulang, dan lain-lain. Berikut ini, adalah pengetahuan singkat tentang kanker getah bening yang meliputi jenis, penyebab, dan gejala-gejalanya.

Jenis Kanker Kelenjar Getah Bening

Gejala Kanker Getah Bening
Kanker Kelenjar Getah Gening | transferfactorformula.com

Kanker ini terbagi menjadi dua jenis, yakni tipe Hodgkin dan Non-Hodgkin. Penamaan tipe kanker getah bening ini disesuaikan dengan penemu pertamanya yang bernama Dr. Thomas Hodgkin. Lalu apa perbedaan kedua tipe tersebut?

1. Hodgkin

Tipe ini berawal dari nodus limfa yang letaknya ada di tubuh bagian atas, misalnya dada, leher, lengan bagian dalam, dan lain-lain. Penyebaran kanker tipe Hodgkin ini bertahap melalui pembuluh getah bening.

2. Non-Hodgkin

Tipe ini terbagi lagi menjadi dua jenis berdasarkan cepatnya pertumbuhan sel, yakni agresif dan non-agresif. Jenis agresif disebut pula kanker getah bening tingkat medium dan tingkat tinggi. Jenis ini lebih cepat tumbuh dan menyebar.

Jenis yang non-agresif disebut pula kanker kelenjar getah bening tingkat rendah atau ‘malas’. Kecenderungan pertumbuhan dan penyebaran kanker jenis non-agresif ini terbilang lambat dan tak mengakibatkan banyak gejala.

Faktor Risiko Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker Getah Bening
Kanker Kelenjar Getah Gening | terapikesehatan.com

Adapun hal-hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kelenjar getah bening adalah:

  1. Turunnya sistem imunitas tubuh yang disebabkan oleh penanganan pasca-transplantasi, penyakit autoimun, atau riwayat genetis kelainan kekebalan. Diantaranya, yang termasuk penyakit autoimun adalah penyakit Crohn’s dan Artritis Reumatoid, dan psoriasis. Penyakit yang termasuk kelainan kekebalan tubuh adalah hypogammaglobulinemia dan sindrom Wiskott-Aldrich.
  2. Inveksi virus, seperti Epstein-Barr, Helicobacter pylori, hepatitis C, Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan Human T-cell leukemia/lymphoma (HTLV-1).
  3. Usia. Makin bertambah usia seseorang, maka risiko ia terkena kanker kelenjar getah bening pun kian meningkat. Meski demikian, tipe Non-Hodgkin dapat menjangkiti anak-anak dan orang dewasa berapapun usia mereka.

Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker Getah Bening
Kanker Kelenjar Getah Gening | hellosehat.com

Kemudian, gejala-gejala kanker getah bening yang harus Anda waspadai adalah:

1. Bengkak di Daerah Kelenjar Getah Bening

Bengkak merupakan gejala mula-mula yang biasanya terlihat muncul di daerah leher, pangkal paha, ketiak, dan leher. Akan tetapi, bengkak yang timbul ini tidak menyebabkan rasa sakit.

2. Berat Badan Menurun

Tanpa sebab yang pasti, berat badan menurun hingga lebih dari 10% paling tidak dalam kurun waktu 6 bulan.

3. Berkeringat di Malam Hari

Gejala lain adalah mengeluarkan keringat di malam hari walau udara dingin atau berada dalam ruangan ber-AC. Kadang-kadang, disertai pula dengan meriang pada malam hingga dini hari dan gatal di sekujur tubuh.

4. Demam

Demam yang hilang dan timbul akan pula dirasakan oleh penderita kanker getah bening. Namun, suhu tubuh pasien tak lebih tinggi dari 38º C.

5. Keletihan

Lelah, lemah, napas pendek, dan bahkan sulit bernapas merupakan gejala lainnya. Terkadang, disertai pula dengan batuk dan nyeri pada dada.

6. Perut Terasa Penuh

Gejala terakhir adalah nyeri atau kurang nyaman pada perut karena terasa penuh. Segera periksakan ke dokter jika gejala ini muncul dengan kontinyu.


Dengan pengobatan dan penanganan yang tepat, seperti kemoterapi, terapi target, atau transplantasi sel puncak, kanker getah bening dapat diatasi. Untuk menghindari penyakit ini, Anda harus senantiasa menjalani pola hidup sehat dan teratur.

Gejala Kanker Getah Bening
Kanker Kalenjer Getah Bening | beritagar.id

Terdapat empat tahapan penyebaran bagi kanker kelenjar getah bening ini yang dinyatakan dengan stadium 1 hingga 4. Keempat stadium tersebut, yaitu:

  • Stadium 1, kanker baru berkembang di satu area kelenjar.
  • Stadium 2, kanker menyebar ke lebih dari satu kelompok kelenjar, umumnya di bagian bawah atau atas diafragma, seperti pangkal paha atau ketiak.
  • Stadium 3, kanker sudah menyebar ke jaringan di sekitar kelenjar getah bening hingga ke bagian tubuh lainnya, seperti limpa.
  • Stadium 4, kanker meluas setidaknya ke satu organ tubuh di luar sistem getah bening, misalnya hati, kulit, limpa, paru-paru, sumsum tulang, dan tulang.

Keempat stadium dapat diidentifikasi setelah penderita kanker menjalani berbagai pemeriksaan.

  • Pertama, pemeriksaan fisik dengan mengecek benjolan yang timbul di tubuh.
  • Kedua, pemeriksaan darah lengkap untuk mengetahui jumlah sel darah putih.
  • Ketiga, rontgen dada untuk mengecek bejolan atau gejala lain di dalam tubuh.
  • Terakhir, biopsi atau pengambilan dan pemeriksaan sampel jaringan kelenjar getah bening.

Ciri-Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker Getah Bening
Kanker Kalenjer Getah Bening | hellosehat.com

Kanker kelenjar getah bening memiliki ciri-ciri yang dapat dikenali. Jika Anda melihat tanda-tanda di bawah ini pada diri sendiri atau orang terdekat, segera periksakan ke dokter. Tanda-tanda tersebut adalah:

  1. Tumbuh benjolan di leher, pangkal paha, atau ketiak. Benjolan ini tidak terasa sakit.
  2. Berat badan menurun, umumnya tanpa sebab yang jelas dan tidak disengaja, seperti melakukan diet dan lain sebagainya.
  3. Mengeluarkan keringat pada malam hari meski udara dingin atau berada di ruangan ber-AC.
  4. Demam yang hilang timbul, seringnya tanpa penyebab yang pasti.
  5. Merasa lelah sekalipun tidak melakukan aktivitas yang berat.
  6. Nyeri perut dan bengkak.

Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker Getah Bening
Kanker Kalenjer Getah Bening | catatanmini.com

Setidaknya ada lima langkah yang dapat dilakukan untuk menangani kanker kelenjar getah bening. Kelima prosedur ini meliputi:

  1. Kemoterapi, terapi obat yang dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara diminum atau disuntik. Tujuannya adalah untuk membunuh sel kanker.
  2. Radiasi, atau sering disebut juga dengan radioterapi. Tujuannya untuk membunuh sel kanker serta mengecilkan tumor.
  3. Transplantasi sel punca, prosedur yang menggunakan kemoterapi atau radioterapi dengan dosis tiggi. Tujuannya untuk membunuh sel kanker yang tak bisa mati dengan dosis biasa.

Meskipun tak sebanyak manfaat yang ingin diperoleh dari prosedur-prosedur di atas, pengobatan kanker kelenjar getah bening tetap memiliki efek samping. Kerontokan rambut merupakan salah satu efek sampingnya.


Tentunya tak ada yang berharap untuk merasakan sakit sedemikian, terutama kanker kelenjar getah bening. Untuk itu mari upayakan yang terbaik bagi diri sendiri mulai saat ini agar tak ada penyesalan apapun di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *