Inilah Ciri Mau Melahirkan Bayi Sesuai Jenis Kelaminnya

2 min read

Ciri Mau Melahirkan – Melahirkan adalah proses natural yang menakjubkan. Setiap ibu hamil menantikan momen ini dengan harap-harap cemas. Bagi ibu baru, kecemasan ini makin berlipat karena belum pernah mengalaminya. Artikel berikut ini akan menyuguhkan informasi tentang ciri-ciri mau melahirkan sebagai tambahan referensi bagi Anda para ibu baru.

Tidak hanya membahas tentang ciri melahirkan saja, namun artikel ini juga akan menyampaikan informasi tentang tanda melahirkan sesuai jenis kelamin bayi. Hal ini penting untuk diketahui agar Anda dapat bersiap menghadapinya.

Waktu melahirkan idealnya terjadi saat kehamilan berusia 40 minggu. Pada saat itu seluruh organ bayi sudah siap untuk “bekerja” di luar kandungan. Namun waktu melahirkan bayi yang normal bisa dimulai saat usia kandungan mencapai 38 minggu.

Ciri-Ciri Mau Melahirkan Secara Umum

Anda yang sudah hamil tuaakan sangat menantikan kapansaatmelahirkan tiba. Beberapa kontraksi palsu mungkin terjadi dan sering membuat Anda tertipu. Karenanya penting untuk mengetahui ciri-ciri mau melahirkan yang positif, seperti berikut ini:

1. Pergerakan Bayi Menjadi Lambat

Sudah saatnya melahirkan jika posisi kepala bayi sudah berada pada jalan lahir. Orang awam menyebut kondisi tersebut dengan “bayi sudah turun”, sehingga perut Anda bagian atas terlihat kosong.

Dalam prosesnya menuju jalan lahir, bayi memposisikan diri sehingga gerakannya tidak seaktif biasanya. Hal ini juga dipicu karena bayi sudah berada pada tempat yang sempit di panggul Anda.

2. Kontraksi Makin Sering dan Intens

Kontraksi dengan frekuensi lebih sering dan intensitasnya makin meningkat adalah tanda melahirkan sudah dekat. Kontraksi ini ditandai dengan rasa mulas yang sangat pada perut, perut terasa kencang, juga nyeri pada pinggang, pinggul, dan punggung.

Kontraksi awalnya terasa setengah jam sekali, lalu makin rapat hingga tanpa putus. Setiap kali kontraksi adalah tanda bahwa bayi berusaha memposisikan dirinya dan tubuh ibu siap untuk mengeluarkannya.

3. Keluar Lendir Bercampur Darah

Lendir bercampur darah keluar melalui kelamin. Bisa dipastikan jika kondisi ini terjadi maka serviks ibu telah terbuka sebagai jalan lahirnya bayi. Namun pembukaan ini belum lebar, biasanya baru satu sentimeter atau sering disebut “bukaan satu”. Ibu dinyatakan siap melahirkan jika bukaan serviks sudah mencapai 10 sentimeter.

4. Air Ketuban Rembes atau Pecah

Tanda positif melahirkan berikutnya adalah rembes atau pecahnya air ketuban. Jika Anda merasakan ada aliran air yang keluar dari kelamin namun bukan urine, itu adalah ketuban. Air yang “mengamankan” bayi ini juga dapat pecah secara tiba-tiba dan keluar dalam jumlah banyak, itulah saatnya melahirkan.

Tanda-Tanda Mau Melahirkan Bayi Laki-Laki

Jika sedang mengandung bayi laki-laki, tanda-tanda berikut ini akan Anda alami saat akan melahirkan:

1. Merasakan Kontraksi yang Lebih Sakit

Kontraksi bayi laki-laki terasa lebih sakit karena antioksidan defensif pada tubuhnya tidak bekerja sebaik bayi perempuan. Fungsi antioksidan tersebut selain melindungi tubuh bayi juga mengurangi rasa sakit saat melahirkan.

2. Titik Tertentu yang Merasakan Sakit Saat Kontraksi

Rasa sakit saat kontraksi bayi laki-laki ini lebih terasa di bagian tulang belakang Anda di banding tempat yang lain.

Tanda-Tanda Mau Melahirkan Bayi Perempuan

Bayi perempuan saat akan lahir juga memiliki tanda tertentu. Berikut adalah tanda yang akan Anda alami jika mengandung bayi perempuan:

1. Titik Kontraksi

Kontraksi saat akan melahirkan bayi perempuan tersebar di pinggul dan perut. Kontraksi ini ditandai dengan rasa nyeri dan pegal yang sangat pada pinggul, sedangkan perut terasa mulas yang hebat sekaligus kencang.

2. Suhu Tubuh Naik

Tubuh Anda akan terasa hangat saat melahirkan sudah dekat. Biasanya suhu tubuh yang naik ini akan diikuti dengan pembukaan serviks.


Demikianlah ulasan tentang ciri-ciri mau melahirkan baik secara umum maupun sesuai jenis kelamin bayi. Satu hal penting yang harus diingat, paksakan diri Anda untuk tenang ketika kontraksi sudah mulai terasa. Persalinan adalah proses natural yang pasti dapat dilalui oleh setiap perempuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *