6 Ciri-Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening yang Patut Diwaspadai

2 min read

Kanker Kelenjar Getah Bening – Kanker kelenjar getah bening adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Kanker ini dibedakan menjadi dua tipe utama, yaitu Hodgkin dan Non-Hodgkin. Keduanya dibedakan berdasarkan tempat perkembangan mula-mula dan pola penyebaran yang berbeda.

Kanker tipe Hodgkin menyebar bertahap melalui pembuluh getah bening setelah tumbuh dan berkembang di nodus-nodus limfa bagian atas tubuh, misalnya leher, lengan bagian dalam, atau dada, sedangkan kanker tipe Non-Hodgkin menyerang limfosit (sel darah putih).

Dilihat dari cepatnya sel kanker tumbuh, tipe Non-Hodgkin dibedakan menjadi non-agresif dan agresif. Disebut non-agresif karena kanker jenis ini tumbuh dan berkembang dengan lambat serta tanpa gejala. Sebaliknya, dikatakan agresif jika kanker berkembang dan menyebar cepat.

Walaupun dapat disembuhkan, kanker kelenjar getah bening tetap mematikan jika tak dideteksi sejak dini. Setiap orang wajib mengenali ciri-ciri kanker kelenjar ini agar dapat ditangani seawal mungkin.

Anda akan mendapati apa saja tanda-tanda tersebut, lengkap dengan tahapan penyebaran dan cara mengobatinya dalam artikel ini. Mari simak sampai habis.

Tahapan Penyebaran Kanker Kelenjar Getah Bening

Kelenjer Getah Bening
Kanker Kalenjer Getah Bening | beritagar.idr

Terdapat empat tahapan penyebaran bagi kanker kelenjar getah bening ini yang dinyatakan dengan stadium 1 hingga 4. Keempat stadium tersebut, yaitu:

  • Stadium 1, kanker baru berkembang di satu area kelenjar.
  • Stadium 2, kanker menyebar ke lebih dari satu kelompok kelenjar, umumnya di bagian bawah atau atas diafragma, seperti pangkal paha atau ketiak.
  • Stadium 3, kanker sudah menyebar ke jaringan di sekitar kelenjar getah bening hingga ke bagian tubuh lainnya, seperti limpa.
  • Stadium 4, kanker meluas setidaknya ke satu organ tubuh di luar sistem getah bening, misalnya hati, kulit, limpa, paru-paru, sumsum tulang, dan tulang.

Keempat stadium dapat diidentifikasi setelah penderita kanker menjalani berbagai pemeriksaan.

  • Pertama, pemeriksaan fisik dengan mengecek benjolan yang timbul di tubuh.
  • Kedua, pemeriksaan darah lengkap untuk mengetahui jumlah sel darah putih.
  • Ketiga, rontgen dada untuk mengecek bejolan atau gejala lain di dalam tubuh.
  • Terakhir, biopsi atau pengambilan dan pemeriksaan sampel jaringan kelenjar getah bening.

Ciri-Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Kelenjer Getah Bening
Kanker Kalenjer Getah Bening | hellosehat.com

Kanker kelenjar getah bening memiliki ciri-ciri yang dapat dikenali. Jika Anda melihat tanda-tanda di bawah ini pada diri sendiri atau orang terdekat, segera periksakan ke dokter. Tanda-tanda tersebut adalah:

  1. Tumbuh benjolan di leher, pangkal paha, atau ketiak. Benjolan ini tidak terasa sakit.
  2. Berat badan menurun, umumnya tanpa sebab yang jelas dan tidak disengaja, seperti melakukan diet dan lain sebagainya.
  3. Mengeluarkan keringat pada malam hari meski udara dingin atau berada di ruangan ber-AC.
  4. Demam yang hilang timbul, seringnya tanpa penyebab yang pasti.
  5. Merasa lelah sekalipun tidak melakukan aktivitas yang berat.
  6. Nyeri perut dan bengkak.

Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening

Ciri Kanker Kelenjer Getah Bening
Kanker Kalenjer Getah Bening | catatanmini.com

Setidaknya ada lima langkah yang dapat dilakukan untuk menangani kanker kelenjar getah bening. Kelima prosedur ini meliputi:

  1. Kemoterapi, terapi obat yang dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara diminum atau disuntik. Tujuannya adalah untuk membunuh sel kanker.
  2. Radiasi, atau sering disebut juga dengan radioterapi. Tujuannya untuk membunuh sel kanker serta mengecilkan tumor.
  3. Transplantasi sel punca, prosedur yang menggunakan kemoterapi atau radioterapi dengan dosis tiggi. Tujuannya untuk membunuh sel kanker yang tak bisa mati dengan dosis biasa.

Meskipun tak sebanyak manfaat yang ingin diperoleh dari prosedur-prosedur di atas, pengobatan kanker kelenjar getah bening tetap memiliki efek samping. Kerontokan rambut merupakan salah satu efek sampingnya.


Tentunya tak ada yang berharap untuk merasakan sakit sedemikian, terutama kanker kelenjar getah bening. Untuk itu mari upayakan yang terbaik bagi diri sendiri mulai saat ini agar tak ada penyesalan apapun di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *