Kenali Ciri-Ciri Virus, Pengertian, dan Contohnya

1 min read

Ciri-Ciri Virus – Kebanyakan orang mungkin kurang begitu paham dengan ciri-ciri virus, tapi parasit yang satu ini selalu identik dengan hal-hal negatif seperti penyakit. Tak selalu merugikan, ada juga virus yang dimanfaatkan untuk hal-hal positif seperti pembuatan vaksin.

Pengertian Virus

Ciri-ciri Virus

Virus merupakan mikroba yang tergolong parasit, artinya dia tidak bisa hidup dan berkembang biak tanpa menumpang pada organisme lainnya (inang). Virus biasanya akan menumpang pada sel tertentu dan memperbanyak diri hingga merusak inangnya.

Virus sendiri terdiri dari bermacam-macam jenis. Virus juga dikelompokkan berdasarkan bentuk maupun materi genetik yang dikandungnya. Soal reproduksi, virus biasanya berkembang biak dengan melakukan replikasi lewat 2 cara, yaitu litik dan lisogenik.

1. Litik

Ciri-ciri Virus

Pada daur litik, virus akan menempel pada sel inang dan mulai melakukan reproduksi. Setelah selesai bereproduksi, virus akan menghancurkan sel inangnya. Daur ini sendiri terbagi jadi 5 tahap:
• Adsorbsi: virus menempel pada dinding sel inang. Virus kemudian mengeluarkan enzim untuk meluluhkan atau melubangi dinding sel tersebut.
• Injeksi: virus memasukkan materi genetiknya (DNA/RNA) ke dalam sel inang.
• Sintesis: DNA virus mulai menghancurkan DNA sel inangnya, kemudian mereplikasi diri membentuk bagian-bagian kapsid (kepala, ekor, dll)
• Perakitan: bagian-bagian yang terpisah tadi mulai menyatu membentuk kapsid yang sempurna.
• Lisis: virus baru yang sudah terbentuk akan keluar dari sel inang yang sudah hancur. Virus-virus inipun siap untuk mencari dan menginfeksi sel inang lainnya.

2. Lisogenik

Ciri-ciri Virus

Pada daur ini, virus akan melakukan replikasi atau memperbanyak diri tapi tidak menghancurkan sel inang. Virus akan menyatu dengan DNA sel inangnya (menjadi profage). Ketika inang membelah diri, profage pun diwariskan ke setiap sel anaknya.
Biasanya daur lisogenik ini terjadi ketika sel inang memiliki pertahanan atau imunitas yang kuat sehingga tahan terhadap infeksi virus.

Ciri-Ciri Virus

Ciri-ciri Virus

Seperti makhluk hidup pada umumnya, virus juga memiliki karakteristik yang cukup unik. Berdasarkan bentuk maupun sifatnya, virus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
3. Virus hanya dapat hidup di sel inang sebagai parasit intraseluler obligat
4. Virus memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu 25-300 nm (1 nm = 1 x 10-9 meter)
5. Virus memiliki 1 jenis materi genetik, yaitu DNA atau RNA.
6. Virus tidak seperti sel yang memiliki inti, membran, maupun plasma.
7. Virus tidak bisa menyusun protein, tapi mengambilnya dari sel inang.
8. Virus memiliki bentuk yang bermacam-macam, bisa bulat, silinder, batang, atau bentuk T.
9. Bila virus menempel pada bakteri dan diberi antibiotik, dia tidak akan mati. Antibiotik hanya akan memusnahkan bakterinya saja.

Contoh Virus

Ciri-ciri Virus

Bicara tentang jenis, ada banyak sekali contoh virus yang berhasil ditemukan oleh manusia. Berikut beberapa contoh virus yang paling umum dan sudah dikenal banyak orang:

• Virus influenza penyebab penyakit flu atau pilek
• Human Immunodeficiency Virus (HIV) penyebab penyakit AIDS
• Virus varicella zoster penyebab penyakit cacar air
• Virus polio yang menyerang sistem saraf pusat. Penyakit polio ditandai dengan rusaknya saraf motorik hingga mengakibatkan kelumpuhan otot.
• Virus hepatitis yang menyerang organ hati
• Virus rabies yang ada pada hewan. Manusia yang tergigit hewan ini bisa ikut terkontaminasi virus.
• H5N1 atau yang lebih dikenal sebagai virus flu burung
• Virus campak atau rubeola. Sebelum adanya imunisasi campak, penyakit ini sering menyebabkan kematian.
• Human papilloma virus (HPV) yang bisa menyebabkan penyakit kanker serviks

Itulah beberapa contoh dan juga ciri-ciri virus yang patut Anda ketahui. Virus sejatinya selalu ada di sekitar Anda, jadi jangan malas untuk selalu membentengi diri dengan memperkuat sistem imun lewat gaya hidup sehat.

Ciri-Ciri Kanker Hati yang Harus Diketahui

Ciri-Ciri Kanker Hati – Hati merupakan kelenjar penghasil cairan empedu yang fungsinya antara lain mencerna lemak, mengaktifkan lipase, dan membantu penyerapan lemak di usus....
Moh Hisyam
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *