Apa Saja Ciri-Ciri Usus Buntu? Kenali Sejak Dini

2 min read

Ciri-Ciri Usus Buntu – Penyakit usus buntu atau apendisitis adalah suatu kondisi saat usus buntu Anda mengalami peradangan. Hal ini menyebabkan rasa sakit di bagian perut sebelah kanan. Bila tidak ditangani dengan segera, akibatnya bisa serius. Nah, sebelum terlambat kenali ciri-ciri usus buntu agar Anda dapat mendeteksinya sedini mungkin.

Ciri-Ciri Usus Buntu pada Orang Dewasa

Ciri dan Tanda Usus Buntu

Gejala awal radang usus buntu ditandai dengan rasa sakit di dekat pusar. Sekilas cirinya sama dengan ciri sakit maag, tetapi untuk radang usus buntu, rasa sakitnya lama-kelamaan akan berpindah ke perut bagian kanan bawah (tempat di mana organ usus buntu berada).

Selain itu, Anda juga akan mengalami muntah-muntah, diare, sulit untuk buang angin, demam, dan juga perut kembung. Hal ini menyebabkan nafsu makan menurun drastis dan aktivitas pun menjadi tak maksimal karena perih yang amat sangat pada perut.

Gejala Usus Buntu pada Bayi

Ciri-Ciri Usus Buntu

Jangan salah, bayi juga bisa lho terkena usus buntu. Hal ini disebabkan oleh kesalahan pemberian makan oleh orangtua. Mendeteksi gejala usus buntu pada bayi sedikit lebih sulit daripada mendeteksi gejalanya pada orang dewasa.

Bayi tak bisa memberi tahu pada Anda dengan jelas rasa sakit di bagian mana yang dirasakan. Dia hanya bisa menangis karena rasa sakit tersebut.

Untuk itu, kenali beberapa ciri-ciri usus buntu pada bayi:

• Muntah-muntah
• Demam
• Kembung pada perut
• Perut terasa lembut saat ditepuk
• Menangis terus-menerus

Makanan Penyebab Usus Buntu

Ciri dan Tanda Usus Buntu

Penyakit usus buntu pada umumnya disebabkan oleh pola makan yang salah. Nah, sebelum terlambat, lakukan pencegahan dengan memahami pola makan seperti apa yang berpotensi membuat Anda terkena penyakit usus buntu:

1.Kurang serat

Serat seperti buah dan sayuran amat membantu lambung dalam mencerna makanan dengan baik. Kekurangan serat akan membuat berbagai makanan sulit untuk dicerna dan ampasnya pun dapat menumpuk pada usus buntu. Hal ini dapat menimbulkan radang pada bagian tubuh tersebut.

2. Kelebihan makanan pedas dan asam

Sebetulnya tidak ada yang salah dengan mengonsumsi makanan pedas dan asam. Namun terlalu banyak mengonsumsi dua jenis makanan tersebut akan membuat lambung dan usus meradang. Akibatnya, Anda bisa terkena maag dan usus buntu.

3. Mengonsumsi makanan yang sulit dicerna

Saat mengonsumsi buah, terkadang tak sengaja biji-bijiannya juga ikut termakan. Nah, biji-bijian yang tak dapat dicerna ini menyebabkan radang pada usus buntu. Biasanya, biji yang seringkali menyebabkan peradangan pada usus buntu adalah biji cabai dan biji jambu biji.

Pengobatan Usus Buntu

Ciri-Ciri Usus Buntu

Ada banyak sumber yang menyatakan bahwa pengobatan pada usus buntu dapat dilakukan di rumah. Sebetulnya hal ini tidak terlalu tepat, karena satu-satunya cara untuk mengatasi penyakit usus buntu hingga tuntas adalah dengan operasi (appendectomy).

Namun, sebelum dan sesudah operasi Anda bisa melakukan beberapa hal di rumah untuk mengurangi radang pada usus buntu dan mempercepat pemulihan:

1.Konsumsi Bawang Putih

Bawang putih terbukti ampuh dalam mengurangi inflamasi atau peradangan pada bagian usus buntu. Untuk itu, konsumsilah bawang putih dua hingga tiga kali setiap hari, sebelum melakukan appendectomy.

2. Minum dan Pijat dengan Jahe Hangat

Selain lezat dan mengurangi rasa mual pada perut, jahe hangat juga dapat mengurangi radang pada usus buntu. Konsumsilah jahe hangat dua kali sehari. Oh ya, Anda juga bisa mengoleskan jahe parut ke bagian perut yang sakit dan mual.

3. Minum air putih

Kurang air putih dapat memperbesar potensi usus buntu dan penyakit lainnya seperti asam lambung. Jadi, untuk mencegah atau memulihkan tubuh pasca operasi, konsumsilah air putih sebanyak mungkin, minimal delapan gelas per hari.


Itulah ciri-ciri usus buntu yang harus Anda pahami. Bila menemukan ciri-ciri usus buntu pada Anda atau orang terdekat, segera konsultasikan diri ke dokter, ya.

Ciri-Ciri Kanker Hati yang Harus Diketahui

Ciri-Ciri Kanker Hati – Hati merupakan kelenjar penghasil cairan empedu yang fungsinya antara lain mencerna lemak, mengaktifkan lipase, dan membantu penyerapan lemak di usus....
Moh Hisyam
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *