Ciri-Ciri Rumah Sehat dan Layak untuk Dihuni

2 min read

Ciri-Ciri Rumah Sehat – Tempat tinggal yang baik memang harus memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Ciri-ciri rumah sehat tentunya harus meliputi beberapa aspek, mulai dari bahan bangunannya, kepadatan penghuni, hingga fasilitas yang ada di dalamnya.

4 Syarat Rumah Sehat

Rumah Sehat
Rumah Sehat | rumahhokie.com

Rumah yang baik dan sehat setidaknya memenuhi empat persyaratan yang berkaitan langsung dengan penghuninya. Penjelasannya sebagai berikut.

1. Rumah dapat memenuhi kebutuhan fisiologis

Artinya, rumah dapat menjadi tempat berlindung dan beristirahat. Rumah yang sehat adalah yang memiliki luas ruangan yang memadai untuk dihuni, dilengkapi ventilasi udara yang baik, sekaligus pencahayaan yang cukup.

2. Rumah dapat memenuhi kebutuhan psikologis

Memenuhi kebutuhan psikologis berarti harus mampu menciptakan rasa nyaman dan aman bagi penghuninya. Hal ini bisa berkaitan dengan banyak hal, mulai dari tata ruang yang baik hingga faktor lingkungan sekitar rumah.

3. Rumah dapat memenuhi syarat pencegahan penyakit

Rumah harus selalu bersih dan mampu mengelola pembuangan limbah dengan benar, baik sampah rumah tangga maupun feses. Syarat lain agar rumah tidak menjadi sarang penyakit adalah adanya air bersih yang cukup dan terbebas dari hama seperti serangga atau tikus.

4. Rumah dapat memenuhi syarat pencegahan bahaya/kecelakaan

Rumah yang baik adalah tempat tinggal yang aman bagi penghuninya. Artinya, tidak ada risiko kecelakaan seperti bangunan runtuh, kebakaran, atau bahaya lain yang dapat mengancam keselamatan si penghuni.

Contoh Rumah Sehat

Ciri-Ciri Rumah Sehat
Rumah Sehat | popeti.com

Bagi Anda yang masih bingung mengenai ciri-ciri rumah sehat, di bawah ini adalah contoh detail mengenai tempat tinggal yang baik dan layak untuk dihuni. Tentunya ada beberapa aspek yang harus diperhatikan. Berikut penjelasannya.

1. Luas bangunan (kepadatan penghuni)

Luas rumah harus sesuai atau sebanding dengan jumlah penghuninya. Artinya, rumah tidak boleh terlalu sempit apabila Anda memiliki anggota keluarga yang cukup banyak. Idealnya, 1 orang penghuni menempati ruangan seluas 9 m².

Selain memudahkan bergerak/beraktivitas, luas rumah yang memadai juga berguna untuk mencegah kekurangan oksigen maupun perkembangan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Suhu dan kelembapan rumah juga lebih terkontrol apabila kepadatan penghuninya tidak terlalu tinggi.

2. Lantai yang memadai

Lantai harus berfungsi secara maksimal dan mampu memenuhi kebutuhan ruang. Lantai yang ideal adalah yang memakai semen atau ubin. Rumah dengan lantai tanah pun tidak masalah. Syaratnya, tanah harus dalam kondisi padat, tidak basah, dan tidak berdebu.

3. Atap dan langit-langit yang sesuai

Di daerah tropis seperti Indonesia, dianjurkan untuk menggunakan atap genting yang mampu meminimalkan suhu di dalam ruangan. Atap seperti seng atau asbes tidak disarankan, karena bisa membuat ruangan dalam rumah terasa lebih panas.

Selain atap, rumah sebaiknya juga dilengkapi dengan langit-langit (plafon) dengan ketinggian yang memadai. Plafon berfungsi sebagai penyekat yang mencegah udara panas dari atap masuk ke dalam rumah, dapat mengatur pencahayaan, sekaligus sebagai dekorasi ruangan.

4. Ventilasi udara yang baik

Ventilasi berguna untuk mengalirkan udara, baik dari dalam maupun luar ruangan. Jadi, pastikan setiap ruangan memiliki ventilasi udara, bisa berupa jendela, lubang angin, atau dilengkapi dengan exhaust fan (untuk kamar mandi dan dapur).

5. Ketersediaan air bersih

Rumah yang sehat berarti memiliki persediaan air bersih yang cukup. Air bersih sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari minum, mandi, mencuci, dan lain-lain.

6. Fasilitas pembuangan limbah

Rumah wajib memiliki kamar mandi yang dilengkapi dengan septic tank. Posisi septic tank pun harus dibuat sejauh mungkin dengan sumur/sumber air di dalam rumah. Rumah juga harus memiliki tempat sampah yang tertutup untuk mencegah pencemaran lingkungan.


Nah, dari penjelasan ciri-ciri rumah sehat di atas, apakah tempat tinggal Anda sudah termasuk ideal untuk dihuni? Yang tak kalah penting, pastikan rumah Anda selalu dalam keadaan bersih sehingga mengurangi risiko penyebaran bakteri dan penyakit.