Ciri-Ciri Kanker Hati yang Harus Diketahui

1 min read

Ciri-Ciri Kanker Hati – Hati merupakan kelenjar penghasil cairan empedu yang fungsinya antara lain mencerna lemak, mengaktifkan lipase, dan membantu penyerapan lemak di usus. Gangguannya dapat berupa penyakit serius yang ditunjukkan dengan ciri-ciri kanker hati.

Ciri-Ciri Kanker Hati

Kanker Hati
Kanker Hati | suaranusantara.com

Kanker hati ada yang berasal dari sel hati (kanker hati primer), ada juga yang berasal dari kanker organ lain seperti paru-paru, payudara, dan usus besar yang menjalar ke hati (kanker sekunder).

Ciri-ciri kanker hati belum sepenuhnya dipastikan. Akan tetapi pada beberapa kasus, infeksi kronis dari virus hepatitis tertentu dapat menyebabkan kanker hati.

Penderita kanker hati stadium awal umumnya tidak merasakan adanya gejala sakit pada tubuhnya. Gejala yang dimaksud seperti gatal-gatal, hilang nafsu makan, perut terasa penuh meski hanya sedikit makan, mual dan muntah, serta berat badan menurun.

Gejala lainnya yaitu mudah lelah dan lemas, penumpukan cairan dalam perut, putih mata dan kulit menguning, urine berwarna gelap, feses berwarna putih, nyeri pada perut sebelah kanan atas, tubuh mudah memar dan berdarah, serta pembengkakan limpa dan hati.

Pencegahan Kanker Hati

Ciri-Ciri Kanker Hati
Kanker Hati | gaya.kini.co.id

Pencegahan kanker hati dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu sebagai berikut.

1. Pencegahan Primordial

Pencegahan primordial merupakan pencegahan untuk orang yang belum terpapar faktor risiko kanker.

Pencegahan dilakukan dengan konsumsi makanan berserat dan gizi seimbang, hindari makanan tinggi lemak, bahan pengawet dan pewarna, konsumsi vitamin dan suplemen antioksidan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta jalani pola hidup sehat.

2. Pencegahan Primer

Pencegahan primer dilakukan pada orang yang memiliki risiko sakit kanker hati dengan cara:

• memberikan vaksin hepatitis B bagi bayi sesegera mungkin setelah lahir,

• menjalani pola hidup sehat,

• menghindari makanan dan minuman yang mengandung alkohol, serta

• meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung antioksidan untuk melawan kanker.

3. Pencegahan Sekunder

Pencegahan sekunder adalah upaya yang dilakukan pada orang yang sudah sakit agar segera sembuh, serta menghambat progresivitas penyakit melalui diagnosis dini dan pengobatan tahap awal.

Kanker Hati Sembuh

Kanker Hati
Kanker Hati | spiritriau.com

Kanker hati dikenal sebagai penyakit yang dapat menyebabkan kematian penderitanya secara diam-diam. Kematian akibat kanker hati disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pengobatan dini bagi penyakit ini.

Padahal kanker hati dapat disembuhkan jika masih ada di tahap awal dan belum menyebar ke organ yang lain.
Metode yang dapat dilakukan untuk menangani pasien, yaitu operasi reseksi dan transplantasi hati, serta nonoperasi lewat beberapa pilihan terapi untuk memperpanjang harapan hidup.

Terapi yang dapat dilakukan antara lain Transcatheter arterial chemoembolization (TACE), Selective internal radiation therapy (SIRT), Radiofrequency ablation (RFA), dan High-intensity focuses ultrasound (HiFA).

Pasien kanker hati stadium lanjut sudah tidak dapat dioperasi, melainkan hanya diterapi untuk memperpanjang harapan hidup. Itulah pentingnya memeriksakan diri ketika mendapati gejala awal kanker hati.

Terutama jika Anda menderita hepatitis B dan C, penyakit auto imun, obesitas, atau memiliki kebiasaan buruk mengonsumsi alkohol.


Mendeteksi penyakit kanker hati sejak awal harus dilakukan dengan serangkaian tes sebanyak satu atau dua kali setahun, dan tes darah sekali dalam tujuh bulan. Kanker hati stadium awal masih dapat diobati dengan berbagai cara, baik tunggal maupun kombinasi.

Setelah mengetahui apa saja ciri-ciri kanker hati, sepatutnya Anda waspada jika terdapat tanda tersebut. Segera periksakan diri ke dokter jika mendapati beberapa gejala yang sudah disebutkan, agar mendapat penanganan sebelum semakin parah.