Inilah Ciri-Ciri dan Penyebab Bayi Masuk Angin dan Cara Mengatasinya

1 min read

Bayi Masuk Angin – Dalam dunia medis, tidak dikenal istilah bayi masuk angin. Meski demikian, ada beberapa kondisi bayi yang dikategorikan sebagai masuk angin. Berikut ini ulasan lengkap tentang ciri-ciri masuk angin pada bayi, penyebab, dan cara mengatasinya.

Ciri-ciri Anak Masuk Angin

Bayi Masuk Angin
Bayi Masuk Angin | mommyasia.id

Masuk angin sebenarnya merupakan gejala awal infeksi virus. Secara umum, tanda-tanda masuk angin, yaitu sebagai berikut.

1. Kembung, Mual, dan Muntah

Masuk angin ditandai dengan rasa tidak nyaman pada perut, kembung, mual, dan muntah. Jika mengalami hal ini, biasanya bayi akan rewel, gelisah, susah tidur, dan kerap menangis.

2. Demam

Demam terjadi ketika suhu tubuh mencapai lebih dari 37º C. Jika demam bayi di bawah usia 3 bulan mencapai 38º C, segera periksakan ke dokter. Sedangkan untuk bayi 3 hingga 6 bulan, dapat menunggu hingga suhu 38,5º C, dan 40º C bagi bayi di atas 6 bulan.

3. Batuk dan Pilek

Batuk, pilek, dan hidung tersumbat biasanya menyertai masuk angin yang disebabkan oleh virus.

4. Diare

Diare ditandai dengan perubahan konsistensi tinja karena kandungan air yang melebihi normal. Frekuensi pun meningkat hingga lebih dari 3 kali dalam sehari.

Cara Mengatasi Masuk Angin Pada Bayi 1 Bulan

Bayi Masuk Angin
Bayi Masuk Angin | creativehobby.store

Mengatasi masuk angin pada bayi sedikit berbeda daripada anak-anak yang sudah lebih besar. Apabila bayi Anda yang berusia 1 bulan mengalami masuk angin, lakukan beberapa hal berikut ini.

1. Hindarkan Bayi dari Dehidrasi

Berikan asupan cairan agar bayi terhindar dari dehidrasi. Biasanya bayi menolak karena kondisi tubuh yang tidak nyaman. Akan tetapi, Anda dapat membujuk bayi agar mau minum ASI supaya tidak mengalami dehidrasi.

2. Rawat Demam Bayi

Berikan obat demam kepada bayi untuk mencegah kejang atau step sesuai dengan anjuran dokter. Anda pun dapat memberikan ASI, mengompres, dan memberikan pakaian yang tipis pada bayi sebagai perawatan agar demamnya segera turun.

3. Mengatasi Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat dapat diatasi dengan menidurkan bayi dengan posisi kepala lebih tinggi. Bantulah bayi mengeluarkan ingus dari hidung, jaga agar suhu ruangan tetap hangat, dan kondisikan bayi agar dapat istirahat cukup.

Anda pun dapat memberikan terapi uap dengan meletakkan wadah berisi air panas dan minyak kayu putih di dalam ruangan.

4. Memijat Tubuh Bayi

Pijatan pada bagian tubuh bayi dapat menjadikan otot lebih relaks dan bayi dapat tidur dengan nyenyak. Pijat dengan minyak kayu putih atau bawang merah yang dihaluskan pada punggung dan perut bayi untuk membantu menghangatkan tubuhnya.

5. Biarkan Bayi Lebih Banyak Tidur

Ketika bayi sedang masuk angin, kurangi interaksi dengan bayi agar dapat lebih banyak beristirahat. Tidurkan bayi di ruangan yang tenang dan tidak berisik supaya tidak terganggu. Tidur akan membantu tubuh bayi pulih kembali. Berikan ASI sebelum tidur.

Penyebab Balita Sering Masuk Angin

Perut Kembung Pada Bayi | falony.com

Salah satu penyebab bayi mengalami masuk angin adalah karena perubahan cuaca. Peralihan dari panas ke dingin serta daya tahan tubuh menurun membuat bayi masuk angin.

Kesalahan posisi menyusu dan bayi yang terburu-buru saat menyusu juga dapat menjadi penyebab masuk angin. Selain itu, bayi yang sedang merangkak juga rentan masuk angin jika bermain-main di lantai tanpa alas.

Supaya terhindar dari masuk angin, usahakan tidak mengajak bayi berjalan-jalan di luar rumah saat sore atau malam hari, terutama ketika cuaca dingin.


Demikian informasi penting yang harus Anda ketahui terkait bayi masuk angin dan cara mengatasinya. Semoga ulasan di atas bermanfaat bagi Anda.

Ciri-Ciri Penyakit Kanker yang Patut Diketahui

Ciri-Ciri Penyakit Kanker – Sebelum timbul gejala yang menjadi ciri-ciri penyakit kanker, terdapat pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali, yang menyebabkan jaringan tubuh normal...
Moh Hisyam
2 min read