Cara Mengatasi Bayi Kembung dan Muntah Secara Alami

2 min read

Bayi Kembung – Bayi kembung dan muntah adalah kondisi yang wajar dialami ketika usia 3 hingga 4 bulan. Hal ini disebabkan oleh kondisi saluran pencernaan yang belum berfungsi dengan sempurna. Dengan bertambahnya usia, biasanya sering kembung dan muntah akan hilang.

Meski demikian, tak sedikit orang tua yang panik saat menghadapi kondisi bayi yang demikian. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui langkah yang harus diambil ketika bayi mengalami kembung. Lebih lengkapnya, simak ulasan berikut.

Bayi Kembung dan Muntah

Bayi
Bayi Kembung | maduhutanmurni.com
  • Bayi dengan perut kembung dapat dilihat dari gejala-gejalanya, seperti
  • rewel dan menangis terus-menerus tanpa alasan yang jelas,
  • perut agak keras,
  • kerap buang angin,
  • menggeliat dan melengkungkan punggung ke belakang, serta
  • mengangkat kedua kaki.

Perut kembung pada bayi yang kadang disertai muntah dapat diakibatkan karena beberapa hal seperti makanan yang dikonsumsi ibu banyak mengandung gas, contohnya kubis, kacang, dan kembang kol.

Bisa juga karena penggunaan dot yang kurang tepat, makan makanan yang mengandung gas secara berlebihan, dan minum selain ASI.

Untuk mengatasi bayi muntah dan kembung, telentangkan bayi dan angkat kedua kakinya, lalu gerakkan seperti sedang mengayuh sepeda. Kemudian berikan pijatan lembut dengan gerakan memutar. Biasakan susui bayi sebelum merasa lapar.

Sedangkan untuk mengatasi muntah, susui bayi dalam keadaan lebih tegak, sendawakan bayi setelah menyusui, dan jangan memberikan susu berlebihan. Jika kembung dan muntah kerap terjadi atau tidak kunjung sembuh, sebaiknya bawa bayi ke dokter anak untuk penanganan lanjut.

Ciri-Ciri Perut Kembung pada Bayi

Bayi
Bayi Kembung | satujam.com

Dalam saluran pencernaan memang terdapat gas dan udara. Orang dewasa dan anak-anak yang sudah besar umumnya dapat mengeluarkan sendiri gas yang berlebih tersebut karena pencernaannya sudah sempurna.

Berbeda dengan bayi, gas yang berkumpul dapat menimbulkan perut kembung. Untuk mengeluarkan gas dari perut bayi juga membutuhkan bantuan berupa pijatan atau urutan.

Ciri-ciri bayi yang kembung dapat dilihat dari gerak-geriknya. Selain rewel dan menangis tanpa sebab yang jelas, bayi suka menarik-narik kaki ke arah perutnya. Bayi juga sering buang angin dan perutnya terasa keras ketika diraba.

Kembung pada bayi bisa diakibatkan karena sistem pencernaan belum sempurna, sehingga gas mudah berkumpul dalam perut. Meskipun termasuk kondisi yang wajar, masalah kembung terus-menerus tentu akan membuat bayi tidak nyaman dan sulit makan.

Jika kembung terjadi selama satu periode, misalnya empat hari berturut-turut dalam satu minggu, kemudian berulang ke minggu berikutnya. Maka sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan kepastian adanya gangguan pencernaan atau penyakit lain yang dialami bayi.

Cara Mengatasi Bayi Kembung Usia 1 Bulan

Bayi Kembung
Bayi Kembung | popmama.com

Mengatasi perut kembung pada bayi berusia 1 bulan, Anda dapat melakukan langkah berikut:

  • Posisikan bayi dengan posisi tidur di atas tempat tidur.
  • Angkat kedua kaki bayi, dan gerakkan seperti sedang mengayuh sepeda untuk membantu mengeluarkan gas dari perut.
  • Lakukan pijatan lembut pada perut bayi dengan gerakan memutar searah jarum jam. Pemijatan dapat juga dilakukan ketika bayi sedang tidur.
  • Letakkan bayi di atas paha Anda. Kemudian usap-usap punggung bayi dan oleskan minyak kayu putih atau minyak telon pada perut bayi.
  • Sendawakan bayi setelah disusui dengan cara menggendongnya dalam posisi tegak sambil menepuk-nepuk punggungnya.
  • Susui bayi sebelum merasa lapar. Bayi yang menangis terus menerus karena lapar akan menelan banyak angin sehingga menyebabkan kembung.

Demikian penjelasan tentang bayi kembung dan cara mengatasinya. Jika bayi masih mengalami kembung disertai muntah dan diare setelah diatasi dengan cara-cara di atas, sebaiknya periksakan bayi Anda ke dokter anak untuk mengantisipasi gangguan pencernaan yang serius.